SEKILAS INFO
: - Kamis, 01-10-2020
  • 5 bulan yang lalu / Menerima pendaftaran peserta didik baru tahun pelajaran 2020/2021 ppdb.sma-informatika-srg.sch.id
Dilakukan Secara Daring, SMA Informatika Kota Serang Gelar Pesantren Ramadan

SERANG, (KB).- SMA Informatika Kota Serang menyelenggarakan pesantren Ramadan, dengan kegiatan madrasah Alquran dan tausiyah Ramadan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring (dalam jaringan) karena adanya wabah virus corona atau corona virus disease 2019 (Covid-19) sehingga tidak bisa dilaksanakan secara tatap muka.

Hal tersebut diungkapkan Penanggung jawab tim tarbiyah SMA Informatika Kota Serang Haris Susanto, di SMA Informatika Kota Serang, Rabu (29/4/2020).

“Di bulan Ramadan kami selalu melaksanakan pesantren Ramadan. Untuk saat ini dengan adanya wabah virus corona, kami tetap melaksanakan. Namun menggunakan media daring dengan aplikasi zoom meeting yang bisa saling tatap muka. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap pukul 10.00-10.45 WIB bersama siswa dan guru. Kami ingin anak-anak tetap belajar,” kata Haris kepada Kabar Banten.

Ia menjelaskan, pihaknya memulai kegiatan tersebut sejak Senin-Rabu 27-29 April, diisi dengan kegiatan tilawah Quran bersama. Acara tersebut dipimpin oleh seorang ustaz ceramah Ramadan, yang bertajuk “Ibadah Ramadan Dimasa Covid-19” yang disampaikan guru Saeful Haq Muhammad, “kiat hidup sehat ala Rasulullah Subhanahu wata’ala” disampaikan Haris Susanto, dan “menjaga ukhuwah islamiyah di masa pandemi” disampaikan Nai Nurbaeti.

“Kegiatan tersebut agar peserta didik di SMA Informatika, tetap bisa terfasilitasi kegiatannya di bulan Ramadan, bersama dengan peserta didik lain. Serta tetap akrab dengan belajar dan membaca Alquran selama Ramadan,” tuturnya.

Ia berharap, siswa akan mendapatkan ilmu keagamaan, kegembiraan silaturahmi dan tentu saja ilmu yang bermanfaat. Di tengah pandemi virus corona pihaknya tetap melakukan aktivitas, untuk tetap belajar bersama walaupun dengan keterbatasan tidak bisa bertatap muka langsung. Namun tetap bisa dilakukan dengan menggunakan aplilasi zoom meeting ataupun platform media sosial untuk hal-hal positif.

“Meskipun di tengah suasana keprihatinan wabah virus corona dan kebijakan social distancing siswa, tetap bisa bergabung bersama dalam kegiatan Ramadan melalui media daring. Nuansa Ramadan yang penuh hikmah juga bisa memanfaatkan teknologi,” katanya. (DE/YA)*

TINGGALKAN KOMENTAR